Unjuk Kreasi Mahasiswa, Desain Produk ITS Gelar Pameran

Surabaya, 04 Juni 2018 Ide-ide kreatif dari mahasiswa Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) seolah tidak pernah habis. Melalui pameran Tugas Perancangan, berbagai karya desain inovatif bentuk transportasi dan appliance (peralatan rumah tangga) dari mahasiswa Despro ITS ini ditampilkan untuk umum di gedung Departemen Desain Produk Industri ITS, Senin (4/6).

Karya dengan berbaga paduan warna menarik dan bentuk yang unik, ditampilkan sebagai bentuk tugas dari mahasiswa Despro angkatan tahun kedua dan ketiga. “Pameran ini merupakan tradisi tiap akhir menjelang semester, bertujuan untuk memberikan wawasan kepada publik sekaligus sebagai bentuk pemenuhan kewajiban mata kuliah,” tutur Bambang Tristiono, dosen Departemen Desain Produk Industri ITS. 
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pameran tugas perancangan pada semester ini tidak hanya dinilai oleh para dosen, namun juga para parktisi sekaligus pengurus Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), yakni Dino Febriant, Daman Sarumpaet, dan Iman Setiyobudi. Ketiga orang tersebut juga merupakan alumni Desain Produk ITS. Mereka diundang untuk turut memberikan komentar mengenai karya-karya tersebut. 
Salah satu karya inovatif, berbentuk transportasi, antara lain karya mahasiswi desain produk, Rifa, yang membuat konsep mobil SAR berbasis platform polaris RZR, yakni jenis mobil yang mampu dikendarai diluar jalan raya, seperti lumpur, sungai, bebatuan, dan gunung. “Desain mobil ini digunakan untuk menolong dan menyelamatkan jiwa manusia yang telah mengalami musibah atau kecelakaan saat berada di area gunung,” tutur Rifa. 
Karya unik lainnya yang dipamerkan berbentuk transportasi yakni sarana pemadam kebakaran untuk pemukiman padat, desain mobil distribusi ikan lele, desain kapal kargo, hingga desain mobil musala. Sedangkan karya unik berbentuk appliance, yakni desain  sarana  pengupas  buah  pepaya,  sarana  membawa  peralatan  merangkai  bunga  dan sarana penyimpan alat‐alat pembuat kue.
Rifa mengatakan, pameran ini menyuguhkan ide-ide unik dan luar biasa. “Sayang waktu pelaksanaannya bertepatan dengan hari libur akademik, jadi tidak terlalu banyak pengunjung yang datang,” ujar mahasiswa semester delapan itu.(TH)

Bagikan berita ini
10 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *