SMK Budi Utomo Prambon Wisuda 61 Siswi

Sidoarjo, Lensanasional.co.id- Ucapan kata “bangga” apabila terlontar dari mulut seorang guru atau orang tua bagaikan mutiara yang tak ternilai. Demikian dikatakan Ainun Amalia, Camat Prambon, saat memberikan sambutan pada acara wisuda siswi SMK Budi Utomo, Prambon, Kamis (03/05/18) siang di Gedung Serba Guna, Jalan Raya Temu Prambon.

Namun kata bangga tersebut, lanjut Ainun, bisa keluar dari orang tua dan guru kita tidak dengan mudah. Hal itu terjadi setelah melihat proses perjuangan kita dalam meraih sesuatu (cita cita) sedemikian gigih untuk meraih kesuksesan yang diinginkan. Tanpa bantuan siapapun. Murni hasil upaya dan tekad keras diri sendiri.

“Saya bisa berdiri dihadapan kalian sebagai Camat Prambon ini juga merupakan hasil tekad keras. Hal itu terjadi karena dilatar belakangi keluarga saya yang sederhana, yang waktu itu tidak memiliki biaya untuk membiayai pendidikan saya usai lulus SMA. Namun saat itu saya bertekad untuk meraih masa depan dengan masuk sekolah kedinasan di APDN (STPDN). Tanpa bantuan dan beckingan siapapun,” tutur Ainun Amalia.

“Baru setelah diterima di APDN itu, kata bangga keluar dari mulut Ayah saya. Beliau bangga dengan tekad dan perjuangan saya. Namun sayang, disaat putrinya ini telah berhasil dan lulus, beliau berpulang ke rahmatullah. Tanpa pernah melihat saya di wisuda seperti kalian sekarang ini,” tambah Ainun berkaca kaca.

“Apa yang saya utarakan tadi adalah pemicu bagi kalian. Meski perempuan, dengan semangat persamaan gender, mari raih impian masa depan kalian. Tunjukka bahwa kalian bisa membikin bangga orang tua dan guru. Mampu berjuang meraih sukses masa depan. Jalan kalian masih panjang. Selalu berdoa dan berusaha itu pesan saya,” pungkas Camat Prambon ini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK Budi Utomo, Drs Budi Suyatno juga turut menyampaikan sambutan singkat. “Sependapat dengan apa yang oleh Ibu Camat tadi, semoga yang disampaikan beliau itu bisa menjadi inspirasi kalian dalam memasuki dunia kerja nantinya. Selain itu, disini pula saya sampaikan mohon maaf bila selama mendidik kalian mungkin dirasakan terlalu keras. Namun yakinlah, hal itu demi kebaikan kalian sendiri,” kata Budi Suyatno.

Siswi SMK Budi Utomo, Prambon pada tahun ini tercatat lulus seluruhnya. Nilai tertinggi UNBK diraih oleh Rera Sofia Rahma yakni, 300,8. Sementara jumlah siswi yang diwisuda pada hari itu sebanyak 61 murid. (git)

Bagikan berita ini
14 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *