Remaja Belasan Tahun Edarkan Pil Koplo Disidangkan

Surabaya – Remaja usia belasan terlibat peredaran koplo bahkan lebih miris lagi, memakai sabu tiap 3 hari sekali.Pola hidup menjadi hamba narkoba adalah bentuk kian parahnya, generasi bangsa.

Bagi Rizky Bagus Hernanda duduk di kursi peradilan telah memupus kebiasaan buruknya, belum lagi ancaman pidana penjara sudah dipelupuk mata.

Di ruang Tirta, Pengadilan Negeri,Surabaya, sidang pun di gulir.Melalui Kisno selaku, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri,Surabaya, menghadirkan Erwin sebagai saksi guna memberikan keterangan.

Adapun, yang disampaikan Erwin dari jajaran kepolisian yaitu, saat melakukan penangkapan terhadap terdakwa dan dilakukan penggeledahan telah ditemukan barang bukti 3 klip sabu dengan berat 0,06, 0,08 dan 0,09 gram di dalam rak meja belajar juga pil jenis double LL sebanyak 982 butir , ucap saksi.

Usai saksi memberikan keterangan Unggul Warso Mukti, selaku, Majelis Hakim memberi kesempatan kepada terdakwa guna memberikan tanggapan atas keterangan saksi. Di kesempatan tersebut, terdakwa membenarkan keterangan saksi.

Sesi selanjutnya, Majelis Hakim tampak geram mendengar jawaban terdakwa kenapa menjual pulsa koplo?
Secara polos, terdakwa menjawab karena merusak kesehatan pak Hakim, kata terdakwa.

Agenda pun, bergulir pada tuntutan yang di bacakan JPU. Dalam bacaan tuntutannya, terdakwa secara sah terbukti menyimpan,menjual dan tidak memiliki izin maka, JPU memohon Majelis guna menjatuhkan ancamam pidana penjara selama 9 tahun sebagaimana sesuai dengan pasal 112 ayat (1) dan pasal 197 Undang-Undang RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan serta denda 800 juta yang disertai subsider kurungan 5 bulan bila denda tidak dibayarkan, barang bukti dirampas dan dimusnahkan oleh negara.
(Slamet)

Bagikan berita ini
4 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *