Putera Mahkota PT. Liek Motor Dituntut 3 Bulan Hukuman Badan.

Surabaya – Ali Prakoso selaku, Jaksa Penuntut Umum dari Kejjaksaan Negeri, Surabaya, menuntut 3 bulan penjara terhadap Royce Muljanto, terdakwa dalam kasus penembakan mobil pejabat Pemkot Surabaya, Erry Cahyadi, pada Senin (4/6/), di ruang Garuda I, Pengadilan Negeri,Surabaya.

“Dalam perkara ini, kami dari Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa Royce Muljanto, selama 3 bulan penjara,” ucapnya dihadapan Majelis Hakim.

Sidang agenda tuntutan, dipimpin oleh Anne Rusiana,SH.,M.Hum, selaku Ketua Majelis Hakim. JPU menyebutkan dua hal sebagai bahan pertimbangan dalam perkara yang menjerat Putera mahkota PT. Liek Motor itu.

“Hal yang memberatkan adalah, terdakwa Royce Muljanto terbukti bersalah dan melanggar Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan, Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan pemberatan dan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 13 Tahun 1951 tentang senjata api,” paparnya.

Sedangkan hal yang meringankan, adalah selama sidang terdakwa bersikap sopan, serta adanya perdamaian antara terdakwa Royce Muljanto dengan korban, Erry Cahyadi.

Sesi selanjutnya, akan digelar pada tiga pekan depan beragendakan pledoi atau tanggapan dari tim Penasehat Hukum dari ROYCE Muljanto ( Putera mahkota PT. Liek Motor).

Secara terpisah, Agik Bagus Wicaksono,SH, selaku Penasehat Hukum, membenarkan upaya pembelaan kliennya (pledoi ) terkait, tuntutan dari jPU .

“Liat saja sidang berikutnya, kami akan mengajukan pledoi,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penembakan mobil Kijang All New Innova Nopol L-88-EC milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Erry Cahyadi dilakukan Terdakwa Royce Muljanto pada 14 Maret 2018 lalu.

Kejadian penembakan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu mobil terparkir di depan rumah, Perumahan Puri Kencana Karah, Blok D No.15 Kecamatan Jambangan, Surabaya.

Sementara motif atas kejadian penembakan dilatar belakangi dendam karena bengkel Motor Gede (Moge) milik terdakwa Royce Muljanto dibongkar oleh Satpol PP yang mewakili dari pihak Pemkot Surabaya.   (Slamet).

Bagikan berita ini
4 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *