Putaran Kedua Debat Publik Pilgub Jawa Timur Berjalan Lancar Dan Tertib

Surabaya – Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar debat publik ke dua dengan tema ekonomi dan pembangunan di gedung Dyandra Convention Center di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (8/5/2018) malam.

Dalam sambutan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito, mengatakan bahwa acara debat merupakan bagian dari demokrasi yang berbudaya untuk pembangunan di Jawa Timur.

“Ini adalah bahan keputusan bagi pemilih saat menentukan calon mana yang akan dipilih pada saat menyalurkan hak suaranya nanti,” jelasnya.

Calon gubernur nomor urut 1, Khofifah  menyinggung soal potensi ekonomi yang ada di JawaTimur dan mengajak masyarakat membawa daerahnya menjadi nomor satu di Indonesia berdasar potensi yang dimiliki daerah paling ujung Jatim tersebut. Tentu, jika ia terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur.

Selanjutnya, Calon gubernur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan sejumlah prestasi selama 10 tahun menjadi wakil gubernur Jatim. Pengalamannya ikut menyelesaikan sejumlah problem ekonomi di Jatim dipaparkan dengan lugas dan dalam bahasa yang mudah.

“Kabeh sedulur, kabeh makmur (semua bersaudara, semua makmur). Kita harus mensinergikan seluruh kekuatan untuk meningkatkan ekonomi Jatim,” kata Gus Ipul membuka pemaparan.

Dia pun menjelaskan sejumlah capaian penting selama 10 tahun terakhir. Sejak dilantik bersama Gubernur Soekarwo pada awal 2009, kemiskinan Jatim saat itu 18,51 persen. Hingga triwulan II/2017, kemiskinan di Jatim sudah melorot drastis ke level 11,2 persen. Penurunan kemiskinan yang drastis itu tercatat sebagai level penurunan tertinggi dibanding provinsi lain di Indonesia.

Dari pantuan rekan – rekan media Massa pendukung kedua pasangan calon pada Pilgub Jatim 2018 mulai memadati sepanjang lokasi debat publik kedua. Baik pendukung dari pasangan Gus Ipul-Puti maupun Khofifah-Emil Dardak terlihat nampak tertip dan lancar di area Dyandra Convention Center,

Selanjutnya, di lapangan menunjukkan bahwa kali ini kedua supporter nampak saling menghargai. Meskipun yel-yel dari masing-masing pasangan calon terdengar saling bersahutan, namun tidak nampak terjadi gesekan diantara keduanya.

Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan, menerjukan 786 personil terdiri dari Polda Jawa Timur sebanyak 322 personil. Terdiri dari dalmas, raimas, brimob, tim jibom, secdoor dan satu unit baracuda.Sedangkan 374 personil dari Polrestabes Surabaya dan polsek jajaran.

Dalam debat kedua ini ada Empat tim panelis tersebut adalah Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan, Arif Hoetoro, Nuhfil Hanan AR, yang masing-masing dari Universitas Brawijaya Malang, kemudian Nurul Barizah dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Debat publik kedua ini dimoderasi oleh dua orang moderator Aiman Witjaksono dan Aviani Malik.(TH)

Bagikan berita ini
17 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *