PERNIK RAMADHAN : Puasa Tak Sekadar Pindah Jadwal Makan

LensaNasional.co.id – Ada sebuah kisah menarik tentang seorang bocah yang suka mondar mandir sambil menggenggam roti dan es kelapa. Meminum dan makan es dan roti tersebut didepan orang orang yang sedang puasa Ramadhan.

Tentu banyak yang kesal dan.menggumam. “Anak ini malah sengaja makan minum didepan orang yang berpuasa,” gerutu seseorang yang merasa terusik ulah anak itu.

Lalu Ia tegur si bocah. Tapi bukannya sadar dan berhenti, bocah itu justru makin pamer dengan lahapnya. Sambil berucap,” Kami lapar. Sementara perut kalian kenyang. Kami sakit tanpa ada obat. Apalagi biaya berobat. Sementara kalian justru menambah kesakitan kami dengan memamerkan kemewahan dunia dihadapan kami. Didepan mata kami yang sedang berpakaian kemiskinan. Kami menangis. Kami merintih tapi adakah diantara kalian yang peduli?”.

“Bukankah dibulan puasa ini juga hanya cuma pergeseran waktu saja kalian menahan lapar dan haus? Ketika adzan maghrib tiba saat berbuka, kalian kembali pada kerakusan,” lanjut si anak.

“Sementara kami terus berpuasa meski bukan saatnya berpuasa. Karena ketiadaan makanan dan minuman. Kami berpuasa tanpa ujung,” celoteh si anak yang membuat melongo semua yang mendengar.

Kisah tadi adalah kisah simbolis yang sarat makna. Sebuah otokritik bagi orang yang berpuasa yang lupa bahwa puasa sejatinya adalah jalan lapar. Jalan menuju kebaikan bukan sekadar pindah jadwal makan dan minum. Selamat menunaikan ibadah puasa. (Hans)

Bagikan berita ini
12 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *