Surabaya – Hari Buruh atau biasa disebut May Day jatuh pada 1 Mei setiap tahunnya.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Jawa Timur Fauzi SPSI jatim menyatakan 1 Mei yang kemarin dan 1 Mei 1 yang sebelumnya untuk itu kami atas nama ketua SPSI Jawa Timur 1 Mei kali ini kita raya kita rayakan dengan suasana yang berbeda satu karena ini bulan puasa dua karena ini lagi Covid dan Covidnya lagi landai di Jawa artinya apa pemerintah provinsi Jawa Timur begitu serius menggarap mengurai tentang covid-19.

Untuk itu harus menjadi orientasi pertama dalam rangka kita memperjuangkan hak-hak pekerja hak-hak buruh dan bulan puasa untuk itu tahun ini kita rayakan meyde dengan merayakan secara damai dengan dialog dan dua tiga hari yang lalu para tokoh pekerja sudah kita silaturahmi dengan gubernur untuk mengobrol bersama membicarakan bagaimana nasib pekerja buruh di Jawa Timur dan hari ini sudah insya Allah kita akan ketemu dengan Pak sekda dengan tokoh-tokoh pekerja untuk berdiskusi membangun solusi yang sejuk di daerah Jawa timur ini.ucapnya.

Saya sungguh sangat bersyukur atas nama ketua SPSI Jawa Timur dan ketua gerakan serikat pekerja buruh yang disebut dengan skor Jawa Timur kami sangat bergembira sekali adanya vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah provinsi yang dilakukan oleh . . . . . . pemerintah Kabupaten Kota secara menyeluruh untuk itu saya menyampaikan sekali lagi rasa bangga dan terharu terhadap pemerintah Jawa Timur.

Terhadap persoalan ketenagakerjaan bagaimana Jawa Timur hampir nihil tidak ada persoalan oleh karena itu saya menyampaikan di mana-mana pemerintah provinsi Jawa Timur tidak punya hutang UMP dinaikkan oleh gubernur UMK juga dinaikkan oleh gubernur UMS juga dinaikkan oleh gubernur untuk itu semua dinaikkan.

Maka provinsi Jawa Timur, tidak punya hutang kalau sudah tidak punya hutang maka kita rasanya mau unjuk rasa juga rasanya juga tidak begitu tepat tetapi yang punya hutang adalah pemerintah pusat Baru kali ini ada presiden yang dalam 2 bulan menerbitkan lima peraturan pemerintah apalagi lima peraturan pemerintah itu anak turunan dan undang-undang cipta kerja di mana kita lagi menyuarakan undang-undang cipta kerja itu di mahkamah konstitusi sebagaimana kita tahu mahkamah konstitusi itu adalah lembaga terhormat lembaga tertinggi siapapun harus taat kepada mahkamah konstitusi.

Undang-undang cipta kerja lagi digarap dan digodok di mahkamah konstitusi maka siapa pun harus sabar menunggu.
Di singgung soal THR tahun ini sesuai dengan surat edaran menteri wajib diberikan secara utuh kalau tahun lalu pemerintah memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR untuk bisa dicicil bahkan satu tahun baru ada yang lunas.

Tahun ini perintahnya tidak boleh ada perusahaan yang atas nama pandemi yang atas nama Covid lalu tidak membayar THR itu kita lagi bersosialisasi di seluruh Jawa Timur kepada seluruh dunia usaha kepada seluruh pekerja dan dan buruh untuk bernegosiasi dengan sejuk ada masalah bicarakan dengan baik syukur-syukur semuanya teriring doa mudah-mudahan semua pengusaha mampu memberikan THR sebagaimana mestinya.(TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *