Surabaya – Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum Universitas Narotama, Farrah Miftah, baru saja terpilih sebagai Gubernur BEM Fakultas Hukum di momen Hari Kartini yang lalu. Farrah mengungkapkan perasaan senangnya karena bisa mendapatkan kepercayaan besar ini.

“Khususnya karena dukungan dari teman-teman Fakultas Hukum Universitas Narotama untuk saya bisa mengemban amanah sebagai Gubernur BEM FH,” tuturnya.

Meski baru mendapatkan amanah besar sebagai Gubernur BEM, Farrah tidak serta-merta meninggalkan kegiatannya yang lain. Gadis kelahiran 8 Mei 2001 itu mengaku memiliki beberapa kesibukan lain selain berkuliah dan menjabat sebagai Gubernur BEM Fakultas Hukum.

Antara lain, menjadi Freelance Writer di salah satu platform berita dan menjadi Legal Officer di Komunitas Aku Tahu.
“Saya pernah tergabung sebagai Ambassador di Media Aku sebelum menjadi Legal Officer di Aku Tahu.

Kemudian dipercaya untuk menulis artikel di website akutahu.com. Lalu saya juga menulis di platform kedainews.com tentang kuliner. Saat ini, saya sedang bekerjasama dengan salah seorang mahasiswa untuk menulis artikel by request,” jelas dara lulusan SMA . . . . . . Wachid Hasyim 1 Surabaya itu.

Dengan banyaknya kegiatan yang ia lakukan, Farrah tidak pernah merasa berat. Ia malah merasa senang bisa melakukan semuanya bersamaan.

“Alhamdulillah semua kegiatan tersebut bersifat fleksibel dan dapat saya pastikan tidak akan mengganggu kegiatan perkuliahan saya dan jabatan saya sebagai Gubernur BEM Fakultas Hukum Universitas Narotama periode ini,” kata Farrah.

Terpilih sebagai pemimpin di momen Hari Kartini, membuat Farrah merasa hal tersebut semakin spesial.

Sebagai perempuan yang dipercaya dan mendapatkan dukungan untuk memimpin, Farrah merasa bangga dan merasa bahwa pilihan ini merupakan pilihan yang tepat baginya meskipun ia adalah seorang perempuan.

“Bagi saya, baik laki-laki maupun perempuan dapat berpotensi sebagai pemimpin dimanapun mereka berada. Gender tidak dapat dijadikan tolok ukur potensi seseorang dalam memiliki jiwa leadership dan menjadi seorang pemimpin.

Suatu organisasi akan membutuhkan kerjasama tim yang baik untuk mencapai tujuannya dan saya rasa titik utama hal tersebut berada di kekompakan seluruh anggotanya, bukan gender seorang pemimpinnya,” tuturnya.

Ketika ditanya apa targetnya ke depan, Farrah menjawab dengan mantap. “Selain menjadi Gubernur BEM Fakultas Hukum, tentunya saya memiliki cita-cita sebagai seorang praktisi hukum sesuai dengan program studi yang saat ini saya tempuh.

Dukungan demi dukungan saya dapatkan dari orang terdekat sehingga saya merasa bahwa pilihan ini merupakan pilihan yang tepat bagi saya dan berguna untuk menunjang tercapainya cita-cita saya kelak,” tutupnya.(TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *