Pemdes Gampang, Prambon Siapkan Dua Mesin Bajak Sawah Bagi Warga Petani Padi Setempat

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo – Musim hujan adalah musim yang ditunggu-tunggu oleh para petani. Musim dimana masa bercocok tanam padi di sawah mulai dilaksanakan.

Dahulu, proses awal penanaman padi dimulai dengan penggemburan tanah sawah lewat pembajakan dengan sarana sapi atau kerbau. Namun seiring kemajuan jaman, kini mulai menggunakan alat modern semisal traktor.

Sebagaimana terlihat di Desa Gampang Kecamatan Sidoarjo. Dua unit mesin pembajak sawah ukuran kecil bermerk Kubota dan Yanmar tersimpan dihalaman kantor Pemdes yang dipimpin oleh Asiyanto, Pj Kades Gampang.

“Dua mesin ini memang kita siap kan untuk keperluan petani di desa ini manakala mereka membutuhkan untuk membajak sawah seperti saat sekarang ini ketika musim hujan akan tiba,” kata Asiyanto (16/10/2020).

Menurut Pj Kades Gampang tersebut, kedua alat pertanian itu telah ada sejak tiga tahun yang lalu. “Yang satu kita dapatkan dari bantuan Dinas Pertanian. Satunya lagi dari pembelian Pemdes,” jelasnya.

Menggunakan bahan bakar solar, mesin traktor yang ditaksir seharga Rp 25 jutaan itu tampak masih terawat baik dan layak untuk dipakai di persawahan.

Namun sayangnya kondisinya sedikit berkarat akibat ditaruh di tempat terbuka. “Karat itu karena akibat air usai dipakai membajak tapi okelah nanti kita tutupi dengan terpal setelah dipakai agar karatnya tidak meluas,” pungkas Asiyanto. (Sigit)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *