Melihat Dari Dekat Kamar Tidur Mbah Jaelani Kajeksan Tulangan, Ulama Besar Sidoarjo

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo – Selain Mbah Ud di Pagerwojo, masyarakat Sidoarjo khususnya warga Nahdliyyin juga mengenal Mbah Jaelani. Salah satu ulama besar penyi’ar agama Islam pada jamannya.

Begitu besarnya ketokohan Beliau (Mbah Jaelani), hingga Pemkab Sidoarjo menjadikan area makamnya sebagai tujuan destinasi wisata religi yang tak pernah sepi dari pen-ziarah.

Tak banyak literatur yang mencatat kiprah Mbah Jaelani dalam men-syi’arkan agama Islam. Sebagian besar berupa penuturan lisa turun temurun yang masih dipercaya sampai saat ini.

Tak banyak pula yang mengetahui sejarah masa lalu Mbah Jaelani terlebih tentang kesehariannya.

Disini, wartawan Lensanasional .co.id beruntung dapat mengetahui secara langsung tempat pribadi ulama besar itu ketika berkunjung ke kediaman Gus Makin yang merupakan cucu buyut dari Mbah Jaelani.

Bersama Gus Makin, wartawan Lensanasional.co.id diajak memasuki kamar peristirahatan Mbah Jaelani semasa hidupnya. Di dalam ruangan berukuran 3×5 meter itu, tampak jelas tertata rapi busana dan perlengkapan ibadah seperti sajadah, busana muslim dan tasbih yang biasa digunakan oleh Mbah Jaelani.

“Hanya kerabat dekat seperti sampean ini yang kami ijinkan melihat kemari,” kata Gus Makin kepada Lensanasional.co.id.

Letak kamar pribadi tersebut menyaru dengan rumah Gus Makin atau didalam kompleks Pondok Pesantren Darun Najjah, Kajeksan, Tulangan, Sidoarjo.

“Sehari harinya yang merawat dan membersihkan kamar ini para santri. Sengaja tempat ini tidak kami buka untuk umum guna menghindari hal hal yang tak diinginkan semisal memuja benda benda peninggalan Mbah ini yang bisa menjurus ke arah kemusyrikan,” pungkas Gus Makin. (SIGIT)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *