Kabar Terbaru Pasca Rusuh di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe

Bagikan Berita Ini:

Surabaya – Ditjen PAS-Forkominda Karo Bahas Kerusuhan Rutan Kabanjahe Karo-Kepala Bagian Humas Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Kabag Humas Ditjen PAS) Rika Aprianti menyampaikan kabar terbaru pasca rusuh di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe, Rabu 12 Februari kemarin.

Rika Aprianti mengatakan, bahwa pada hari ini jajaran Kemenkumham Pusat dan Kantor Wilayah Sumatera Utara menggelar rapat bersama Bupati dan DPRD Kabupaten Tanah karo.

“Peserta rapat dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua dan wakil ketua DPRD, Sekda Kabupaten Karo, Inspektur Wilayah 5 dan 2, Kepala Kantor Wilayah, Direktur Keamanan Ketertiban Ditjen PAS Tedjo Harwanto, anggota DPRD, dan Kepala Rutan Kabanjahe,” ucapnya.

Rapat bersama tersebut, membahas terbakarnya Rutan Kelas IIB Kabanjahe menjadi tanggap darurat. Rika mengungkapkan, bahwa Bupati Karo menyetujui dalam pertemuan tersebut.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Karo, berencana memberikan lahan untuk pembangunan Rutan kelas IIB Kabanjahe yang baru.

“Rencana pemberian lahan dibahas bersama oleh Bupati Karo dan Ketua DPRD,” ujarnya. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karo beserta DPRD akan membantu pelaksanaan pemulihan Rutan Kelas IIB Kabanjahe yang terbakar.

Supaya secepatnya dapat difungsikan kembali. Rika menjelaskan, pelaksanaan pemulihan Rutan Kelas IIB Kabanjahe yang terbakar direncanakan besok, Jumat, 14 Februari 2020.

“Pemda Kabupaten Karo dan anggota DPRD Kabupaten Karo akan meninjau lokasi/lahan yang rencananya akan dihibahkan kepada. Kemenkumham terkait pembangunan Rutan Kabanjahe,” jelasnya.

Rekapituasi Terbaru Data WBP-Tahanan Rutan Kabanjahe Pasca rusuh di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, pihak kepolisian sudah mengamankan sebanyak 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan tahanan. Rika menjelaskan, WBP dan tahanan tersebut sedang disidik oleh Polres Karo.

“Sehubungan dengan pembakaran Rutan Kabanjahe,” jelasnya. “Ditemukan juga senjata api yang terbakar terdiri atas 10 pucuk laras pendek dan 6 laras panjang,” tambahnya.

Selain itu, jumlah WBP dan tahanan di Rutan Kelas IIB masih terdata total berjumlah 410 orang. “Total jumlah WBP sebanyak 204 orang. WBP pria sebanyak 188 orang dan wanita sebanyak 16 orang,” ucap Rika Aprianti memerinci.

“Sedangkan jumlah tahanan total sebanyak 206 orang. Tahanan pria berjumlah sebanyak 192 orang dan wanita sebanyak 14 orang,” tambahnya. Sementara itu, pasca rusuh di Rutan Kelas IIB Kabanjahe sebanyak 191 WBP dipindahkan ke sejumlah Lapas dan rutan, yang tersebar di Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara.

“Sebanyak 4 WBP dipindahkan ke Lapas Kelas I Medan, 61 WBP ke Lapas Binjai, 76 WBP ke Lapas Pemuda, 34 WBP ke Rutan Sidikalang, 16 orang Lapas Perempuan,” jelas Rika Aprianti.

Kabag Humas Ditjen PAS Rika Aprianti juga memerinci sebanyak 198 tahanan di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, yang dipindahkan ke sejumlah Polsek wilayah Karo.

“Polsek Payung 5 orang, Tiga Binanga 5 orang, Simpang empat 10 orang, Juhar 20 orang, Tiga Panah 20 orang, Barus Jahe 5 orang, Munte 5 orang, Berastagi (Wanita) 10 orang, Polres Tanah Karo 115 orang, Polres Tanah Karo (Wanita) 3 orang,” jelasnya memerinci, dari data Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kantor Wilayah Sumatera Utara Jahari Sitepu.(TH)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *