Sebanyak 14 Pelaku Usaha Kecil di Sidomojo Krian Terima Kredit UMKM Tanpa Jaminan dari BPR Delta Artha

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo – Komitmen Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Delta Artha Kantor Cabang Krian dalam membantu para pelaku usaha kecil dan menengah di pedesaan makin intens dilakukan melalui program Kredit UMKM Kelompok Tanpa Jaminan.

Hal tersebut terlihat pada Rabu (9/10/2019) siang. Puluhan warga Desa Sidomojo, Krian hadir pada acara pencairan kredit UMKM tanpa jaminan yang dilaksanakan di pendopo kantor Pemerintah Desa setempat.

“Sebagaimana pernah saya dalam kegiatan serupa, kredit UMKM kelompok tanpa jaminan ini kami gulirkan dengan sistem tanggung renteng. Artinya, di dalam setiap kelompok peminjam ada ketua kelompoknya. Bila terdapat masalah terkait pelunasan angsuran dari anggotanya maka hal itu menjadi tanggung jawab ketua kelompok dan anggota peminjam yang lain,” terang Agung Winoto, Kepala BPR Delta Artha Cabang Krian.

Bekerja sama dengan Pemdes, program yang digulirkan oleh BPR Delta Artha tersebut sejauh ini mendapat respon positif dari kalangan pelaku usaha kecil menengah di wilayah pedesaan Kabupaten Sidoarjo.

Tercatat sejumlah masyarakat di berbagai desa seperti Kedung Kembar dan Gedang Rowo (Prambon) hingga Kraton dan Sidomojo (Krian) telah merasakan manfaat kredit yang diluncurkan BPR Delta Artha.

Bersistem tanggung renteng, tanpa jaminan dan bunga 1% di setiap angsurannya. Membuat banyak masyarakat pelaku UMKM di pedesaan Sidoarjo tertarik untuk mengikutinya.

“Berbeda dengan bank cuilan atau bank thitihil. Disini, kita merasakan keringanan dan kemudahan dalam beberapa hal seperti bunga yang rendah dan tanpa jaminan apapun,” tutur Ersa Rahmi pemilik toko perancangan warga Dusun Luwung Desa Sidomojo, Krian yang hari itu ikut menerima pencairan kredit dari Delta Artha.

Sebagai lembaga keuangan milik Pemkab Sidoarjo, program yang digulirkan oleh BPR Delta Artha itu layak untuk diapresiasi. Mengingat akan kerapnya keluhan yang muncul dari para pelaku usaha kecil akibat belenggu bank cuilan atau thithil.

“Program ini merupakan bentuk konkret Pemkab Sidoarjo melalui BPR kami ini dalam membantu masyarakat pelaku UMKM di pedesaan dari hal hal semacam itu,”terang Agung Winoto kepada Lensanasional.co.id. (sigit)

You may also like...

1 Response

  1. Novia says:

    Siang,
    Mau tanya untuk ikut gabung pengajuan kredit
    Syarat apa aja ya ?
    Saya punya usaha sendiri di wonoayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *