Auditor Harus Pastikan Pelayanan Pertanahan Elektronik Berjalan dan Sesuai Aturan

Bagikan Berita Ini:

Surabaya – Awal September lalu, Kementerian ATR/BPN luncurkan layanan pertanahan elektronik. Pada tahap pertama, layanan ini terdiri atas Layanan Elektronik Hak Tanggungan (HT-el), Layanan Elektronik Informasi Pertanahan, dan Layanan Permohonan Surat Keputusan Pemberian Hak Atas Tanah.

Tercatat 42 Kantor Pertanahan didaulat sebagai pelaksana proyek perintis. Layanan Pertanahan Elektronik adalah inovasi yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN untuk terus memudahkan masyarakat.

Niat baik inovasi tidak berarti menerobos aturan yang sering dianggap “kaku”, inovasi layanan elektronik didasari oleh peraturan perundangan, baik tata caranya maupun pelaksanaanya.

Tugas dari Inspektorat Jenderal memastikan pelaksanaan inovasi layanan berjalan sesuai koridor peraturan dan dilaksanakan oleh setiap kantor pertanahan yang telah ditetapkan.

“Auditor harus pastikan pelayanan elektronik berjalan sesuai aturan,” ujar Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Sunraizal pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Fungsional Auditor di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN, di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jl. Agus Salim 58, Jakarta Pusat (2/10).

Selain sesuai dengan aturan, auditor juga harus memastikan bahwa layanan elektronik ini benar dilaksanakan. “Cek dan awasi.

Layanan elektronik ini harus benar-benar dijalankan oleh kantor pertanahaan yang telah ditunjuk,” tambahnya.

Dihadapan Auditor yang dilantik dan juga tamu undangan, Sunraizal menyampaikan betapa penting peningkatan kualitas auditor pada era 4.0 ini.

“Senantiasa meningkatkan kualitas diri dengan mengikuti diklat-diklat. Zaman telah berganti, kita memasuki era digital.

Jangan sampai yang diaudit nanti lebih canggih daripada yang mengaudit,” papar mantan Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara ini. Inspektur Jenderal juga berpesan agar seluruh auditor menjaga marwah Inspektorat Jenderal dan Kementerian ATR/BPN.

“Laksanakan tugas dengan baik, profesional, berintegritas dan akuntabel,” tutupnya.

Pelantikan Jabatan Fungsional Auditor kali ini diikuti oleh lima orang. Dua orang naik pangkat menjadi Auditor Madya, satu orang menjadi Auditor Muda dan dua orang lainnya diangkat kembali menjadi Auditor Madya setelah sebelumnya diangkat dalam jabatan administrator. (TH)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *