Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Popoh Wonoayu, 7 Saksi Dipanggil Kejaksaan Negeri Sidoarjo

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo – Tujuh orang saksi dipanggil Kejaksaan Negeri Sidoarjo untuk dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di desa Popoh, Wonoayu yang dilakukan oleh Misdi, bendahara desa di tahun 2012-2013 silam.

Selama dimintai keterangan, saksi juga menyerahkan alat bukti berkas dokumen tertulis yang telah tervalidasi kepada penyidik Kejaksaan.

Ketujuh saksi tersebut diantaranya adalah Eko Imam dan Sodikin yang merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kemudian Wahid, anggota LPMD dan Khamim, tokoh masyarakat serta Nur Kholil mantan Sekretaris Desa.

Menurut saksi Eko Imam, dirinya dimintai keterangan terkait Dana Desa yang diduga diselewengkan oleh Misdi mantan bendahara desa. “Kami memberikan keterangan berdasarkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tahun 2012-2013,” ucap Imam.

Di sisi lain, Plh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Wahyu WDA menerangkan kasus tersebut masih berjalan dan dalam proses penyidikan dengan memintai keterangan para saksi. “Kami terus menyita dan mengumpulkan alat bukti dokumen asli untuk dijadikan dasar. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pihak inspektorat dan saksi ahli dengan memanggil terduga Misdi untuk diperiksa,”terang Wahyu kepada para awak media.

Misdi sendiri dilaporkan oleh Masyarakat Peduli Desa Popoh karena diduga menyelewengkan Dana Desa saat menjadi bendahara desa Popoh 2012-2013.

Masyarakat curiga terkait kejanggalan pembelanjaan yang dilakukannya berdasarkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang diterima BPD dan LPMD selaku lembaga pengawas kinerja pemerintah desa. (red)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *