Menjelang HUT RI ke 74 KPU Surabaya Tetapkan 50 Anggota DPRD Surabaya Terpilih

Bagikan Berita Ini:


Surabaya – Dalam Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Surabaya pada pemilu 2019, untuk penetapan 50 anggota DPRD Kota Surabaya terpilih dari 5 daerah pemilihan (Dapil).

Soeprayitno Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Surabaya menyatakan Ini merupakan puncak prosesi penyelenggaraan pemilu 2019 sejak tahapan kampaye hingga hitung ulang dilakukan oleh KPU Kota Surabaya, Selasa (13/08/2019) siang.

Kenapa penetapan baru sekarang dilakukan, Soeprayitno menuturkan bila dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di jawa timur, Surabaya bisa dikatakan terlambat, karena KPU Kota Surabaya sempat menghadapi Perselisiah Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

“Ada gugatan dari partai politik terhadap kita (KPU) Kota Surabaya sebagai penyelenggara pemilu 2019,” katanya. ditemui awak media usai penetapan calon terpilih anggota DPRD Kota Surabaya di novotel hotel.

setelah tahapan atau prosesi sidang di MK selesai, akhirnya pada hari ini merupakan ending dari semua tahapan panjang pemilu 2019. “Ada 50 calon terpilih anggota DPRD Kota Surabaya ditetapkan dari 5 daerah pemilihan (Dapil) Se Surabaya,” paparnya.

Berdasarkan hasil pembacaan Perolehan Kursi dan Daftar Calon Terpiliih Anggota DPRD Kota Surabaya, sebagaimana yang tertuang dalam formulir Model E1.1 – DPRD Kab/Kota, sebanyak 50 kursi Partai Politik sekaligus Anggota DPRD Terpilih ditetapkan KPU Surabaya dengan rincian daerah pilihan (dapil) 1 sebanyak 10 Kursi, Dapil 2 sebanyak 11 Kursi, Dapil 3 sebanyak 9 kursi, dapil 4 dan dapil 5 masing–masing 10 kursi dengan rincian sebagai berikut : PDI Perjuangan memperoleh kursi sebanyak 15 Kursi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Parta Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai keadilan Sejahtera (PKS) dengan masing-masing memperoleh 5 kursi.

Kemudian diikuti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Demokrat dengan perolehan kursi masing-masing 4 kursi, serta Partai NasDem dan Partai Amanat Nasional dengan masing-masing memperoleh 3 kursi. Sementara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperoleh 1 kursi. Usai penetapan ini, Ia menambahkan, akan segera dilakukan pelantikan, sebelum masa purna jabatan anggota dprd kota surabaya pada periode sebelumnya pada 24 agustus.

“Kita harus lebih dahulu koordinasi dengan Bakesbanglinmas Kota Surabaya, Gubenur jawa timur dan sekretariat DPRD Kota Surabaya,” pungkasnya.

Sementara itu, rapat pleno terbuka ini dipimpin langsung Nur Samsi Ketua KPU Kota Surabaya dihadiri Bawaslu kota surabaya, pimpinan partai politik serta calon terpilih anggota DPRD Kota Surabaya berlangsung aman.

Budi Laksono Anggota DPRD Surabaya Terpilih mengatakan kepada wartawan tentunya banyak tugas usulan-usulan baik melalui proses itu diantaranya masalah pendidikan yang carut marut dengan sistem zonasi itu juga tentunya kesejahteraan di masyarakat skala prioritas juga namanya daerah daerah kumuh, kita itu tinggal di daerah Bantaran rel, jadi bentuk perjuangan karena pemilih kita itu di daerah tersebut.

Menghindari yang namanya penggusuran ataupun tentunya pemindahan lokasi. Harapan tentunya bisa mendapatkan penanganan yang layak, baik mengenai Rusun, waiting list nya kan sudah banyak.

Ini perlu diperhatikan kesejahteraan mereka karena di bantaran Rel di daerah Dapil 1, daerah pemilihan kita paling kuat. kita tetap soroti pendidikan, karena setiap warga negara itu ingin warganya pintar dengan menikmati fasilitas dari negara, semuanya digratiskan tutur Budi Laksono Dapil 1 PDIP kota Surabaya.(TH)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *