Warga Kedung Pandan Ini Dipungli Bu Kades Saat Urus Sertifikat Tanah

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo – Kartini (49) warga dusun Tlocor desa Kedung Pandan gusar bukan main dengan kelakuan Kadesnya. Pasalnya, dirinya merasa dibohongi Kades saat minta kembali uang pengurusan tanah tambak miliknya.

“Saat itu saya sudah memberikan uang Rp 30 juta untuk pengurusan peta bidang. Namun menunggu lama hingga lebih dari 6 bulan tak ada kejelasan kapan akan jadi sertifikat tanah tambak saya itu,” terang Kartini (31/7/19).

Merasa ada yang tidak beres, dirinya lalu mendatangi Kades dan meminta bukti kuitansi uang pengurusan tanah tambak sebaga bahan pengaduan ke pihak berwajib.

Nur Aini, Kades Kedung Pandan kini telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Sidoarjo setelah penyidik Polresta melimpahkan kasus itu ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo usai berkasnya lengkap.

Kasubag bin Plh Kasi Pidsus Wahyu Warsono membenarkan hal tersebut. “Benar kita telah menerima berkas limpahan dari Polresta Sidoarjo tanggal 24 Juli 2019 lalu,” ujar Wahyu.

Dalam tempo 20 hari kedepan Kejaksaan akan melakukan penelitian terhadap kasus tersangka dan barang bukti sebelum masuk persidangan.

Kasus itu sendiri menarik. Luput dari pemberitaan media karena Polresta Sidoarjo tidak mengadakan rilis mengenai kasus tersebut. (red)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *