Sidang MK. Sumber Asli Dana Kampanye Diduga Disamarkan Paslon 01

Bagikan Berita Ini:

Jakarta – Bambang Wijayanto, ketua tim hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempersoalkan sumbangan dana kampanye Pilpres 2019 paslon 01.

Menurut Bambang, dalam Laporan Penerimaan Dana Kampanye (LPSDK) tertanggal 25 April 2019, angka sumbangan pribadi Joko Widodo disebutkan sebesar Rp 19. 508. 272. 030.

“Namun dalam waktu 13 hari menjadi janggal saat Kas dan Setara Kas di dalam harta kekayaan pribadi Joko Widodo berdasarkan LHKPN hanya berjumlah 6 milyaran tertanggal 12 April 2019 mampu menyumbang ke rekening kampanye Rp 19 milyar pada tanggal 25 April 2019. Bertambah Rp 13 milyar dalam waktu 13 hari,” beber Bambang saat membacakan materi gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 di ruang persidangan MK, Jakarta (14/6/2019).

Masih menurut Bambang, ada kejanggalan lain dari sumbangan dana kampanye paslon 01 tersebut. Mengutip siaran pers Indonesian Corruption Watch (ICW) yang dipaparkan Bambang terdapat sumbangan yang diterima paslon 01 dari dua kumpulan Golfer TRG dan Golfer TBIG.

Dikatakan dalam laporan ICW, kumpulan Golfer TRG menyumbang Rp 18.197.500.000 sedangkan kumpulan Golfer TBIG sebesar Rp 19.724.404.138

Bambang Wijayanto mengklaim, sumbangan lewat dua kelompok perusahaan Golfer itu bertujuan untuk mengakomodasi penyumbang yang tak ingin diketahui identitasnya.

“Sudah sangat jelas diatas adanya kecurangan. Dugaan menyamarkan sumber asli dana kampanye yang bertujuan memecah sumbangan agar tidak melebihi batas dana kampanye dari kelompok sebesar Rp 25 milyar,” beber Bambang Wijayanto dihadapan majelis hakim konstitusi. (red)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *