Ekspor Jawa Timur Bulan April 2019 Turun

Bagikan Berita Ini:

Surabaya – Nilai ekspor Jawa Timur April 2019 mencapai USD 1,57 miliar atau turun sebesar 13,00 persen dibandingkan Maret Nilai tersebut dibandingkan April 2018 juga turun sebesar 4,07 persen.

Ekspor nonmigas April 2019 mencapai USD 1,48 miliar atau turun r14,72 persen dibandingkan Maret. Nilai tersebut dibanding April 2018 juga turun sebesar 6,14 persern. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Teguh Pramono nenambahkan, ekspor migas April 2019 mencapai UsD 95,13 juta atau naik sebesar 26,71 persen dibandingkan Maret.

Nilai tersebut juga naik sebesar 45,83 persen jika dibanding April 2018. Secara kumulatif, selama Januari-April 2019, ekspor yang keluar Jawa Timur sebesar USD 6,59 miliar atau turun 1,79 persen dibandingkan Januari-April 2018, sebesar USD 6,71 miliar.

Golongan barang utama ekspor nonmigas April 2019 adalah Perhiasan/Permata sebesar USD 136,16 juta, disusul oleh Kayu dan Barang dari Kayu sebesar USD 102,70 juta dan Tembaga sebesar USD 99,42 juta.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari-April 2019 adalah Jepang mencapai USD 887,79 juta (dengan peranan 14,12 persen) disusul berikutnya ekspor ke Amerika Serikat sebesar USD 871,01 juta atau dengan peranan 13,85 persen dan ke Tiongkok USD 665,71 juta dengan peranan 10,59 persen.

Ekspor nonmigas ke kawasan ASEAN mencapai USD 1.187,13 juta atau dengan kontribusi sebesar 18,88 persen. Sementara ekspo enonmigas ke Uni Eropa2 mencapai USD 549,14 juta (8,73 persen).

Sedangkan nilai Impor Jawa Timur pada bulan April 2019 mencapai USD 2,19 miliar atau naik sebesar 23,80 persen dibandingkan Maret.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,75 persen dibandingkan April 2018. Impor nonmigas April 2019 mencapai USD 1,75 miliar atau naik 16,43 persen dibandingkan Maret.

Nilai impor nonmigas tersebut turun sebesar 1,22 persen dibanding April 2018. Impor migas April 2019 sebesar USD 441,05 juta atau naik 65,41 persen dibanding Maret. Bila dibandingkan April 2018, angka tersebut naik sebesar 37,86 persen.

Secara kumulatif, selama Januari-April 2019, impor yang masuk ke Jawa Timur sebesar USD 7,77 miliar atau naik 1,23 persen dibandingkan Januari-April 2018, sebesar USD 7,67 miliar.

Golongan barang utama impor nonmigas bulan April 2019 adalah golongan Besi dan Baja sebesar USD 192,33 juta, berikutnya disusul golongan barang Mesin-mesin Pesawat Mekanik sebesar USD 186,89 juta dan golongan Plastik dan Barang dari Plastik sebesar USD 122,98 Juta.

Negara asal barang impor nonmigas terbesar selama Januari-April 2019 dari Tiongkok sebesar USD 1.817,03 juta (28,23 persen), disusul dari Amerika Serikat sebesar USD 443,12 juta (6,88 persen) dan impor dari Thailand sebesar USD 326,82 juta (5,08 persen).

Impor nonmigas dari kelompok negara ASEAN sebesar USD 989,66 juta (15,37 persen), sementara impor nonmigas dari Uni Eropa mencapai USD 568,62 juta (8,83 persen).(TH)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *