Di Kedung Kembar, Prambon Acara Ruwat Desa Ditandai Kirab Gong

Di Kedung Kembar, Prambon Acara Ruwat Desa Ditandai Kirab Gong

Sidoarjo – Ada yang berbeda dalam kegiatan ruwatan desa di Desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon yang diselenggarakan Sabtu (13/4/19). Tak seperti desa lainnya, pelaksanaan tradisi ruwatan desa ditandai dengan kirab gong dan karnaval yang diikuti hampir seluruh masyarakat desa.

Mengambil tempat dijalanan depan kantor Pemdes, pemberangkatan peserta kirab dan karnaval dilepas oleh Ainun Amalia, Camat Prambon didampingi Achmad Jupriyanto, Kades Kedung Kembar.

Dalam pidato pelepasan, Ainun Amalia menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran Pemdes dan masyarakat Kedung Kembar atas terselenggaranya acara budaya tersebut.

Menyusuri jalanan desa, mengitari pedukuhan. Peserta kirab dan karnaval akhirnya kembali ke lokasi awal pemberangkatan yakni di tempat start semula. Namun sebelumnya gong sempat dibawa masuk ke dalam area makam Mbah Gijah. Salah satu tokoh yang dipercaya warga setempat sebagai pendiri desa.

Ada cerita menarik sarat nuansa supranatural dibalik prosesi kirab gong memasuki makam punden itu. Menurut Achmad Jupriyanto, Kades Kedung Kembar, hal tersebut baru dilakukan sejak dua tahun terakhir. “Sebelum perayaan ruwat desa pada dua tahun lalu tak ada prosesi membawa gong kedalam area makam seperti itu. Dulu hanya tumpengan biasa dipendopo kantor ini,” tutur Achmad Jupriyanto.

Berdasar pengalaman supranatural, Achmad Jupriyanto menuturkan bahwa dirinya dulu pernah dibisiki oleh sosok yang diyakini sebagai Mbah Gijah. Disitu Ia diminta untuk membawa gong masuk kedalam makam punden desa saat acara ruwat desa tiba.

“Alhamdulillah setelah mimpi itu saya laksanakan perayaan ruwat desa di tahun berikutnya kita lakukan dengan mengirab gong dan singgah dipunden Mbah Gijah. Semuanya berjalan lancar,” ujar Jupriyanto.

Konon, sebelum prosesi seperti itu, dulu tiap pelaksanaan acara ruwat desa selalu muncul hujan lebat sehingga mengganggu jalannya acara

Kegiatan budaya di Desa Kedung Kembar diakhiri dengan acara santap tumpeng bersama. (Git)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *