Di Bendotretek, Prambon Pak Kades dan Perangkatnya Kerja Hingga Sore Layani Warga Pendaftar Tanah

Di Bendotretek, Prambon Pak Kades dan Perangkatnya Kerja Hingga Sore Layani Warga Pendaftar Tanah

Lensanasional.co.id – Poniti (47) tampak bersemangat sekali menjelaskan kelengkapan berkas status tanahnya dihadapan Kades Bendotretek, Anang Darmawan, SE. Wanita warga Dusun Pejarakan itu mengaku senang dengan adanya program pendaftaran tanah melalui PTSL kali ini. “Biayanya selain terjangkau oleh masyarakat desa seperti saya ini, juga tidak memakan waktu lama. Asal semua kelengkapan persyaratan terpenuhi,” ujarnya kepada Lensanasional.co.id.

Poniti adalah salah satu dari sekian ratus warga Bendotretek Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang siang itu datang ke kantor desa untuk mengajukan berkas status tanah kepemilikan. Sebagaimana halnya sekian puluh desa lain di Kabupaten Sidoarjo yang pada bulan ini memulai kembali pelaksanaan pendaftaran PTSL yang digelar oleh BPN Sidoarjo.

Menurut Anang Darmawan SE, Kades Bendotretek untuk PTSL tahun ini desa yang dipimpinnya mengajukan 2000 bidang tanah yang disertifikatkan. “Hingga hari ini (Jumat), berkas pendaftaran yang masuk pada kami telah mencapai 1643 berkas. Mudah mudahan tidak sampai akhir Maret ini semua bisa selesai,” tutur Anang, Jumat (08/03/2019).

Dirinya tidak menampik bila kegiatan yang dicanangkan oleh Pemkab dan BPN Sidoarjo itu sangat menguras tenaga. Butuh kerja ekstra keras.

“Dibilang capek itu pasti. Tapi sebagai pimpinan desa, saya mengajak seluruh jajaran perangkat untuk bekerja semaksimal mungkin melayani keperluan warga mendaftarkan tanahnya. Selain harus cermat meneliti status obyek tanah yang akan didaftarkan, karena kelalaian sekecil apapun nantinya akan bisa menimbulkan masalah dikemudian hari,”terangnya.

Kades Bendotretek, Prambon itu juga mengakui bahwa program PTSL sangat bermanfaat bagi warganya. “Saya setuju dengan program ini sebab membantu warga untuk mendapatkan validitas data status tanah yang dimiliki. Legalitas tanahnya menjadi kuat setelah disertifikatkan,” ujar Anang.

Hal senada juga disampaikan oleh Dindin Supriyadi, staf PT Mentana yang menjadi konsultan tender BPN Sidoarjo bidang pengukuran pemetaan tanah. “PTSL ini sangat membantu masyarakat bawah dan pedesaan. Selain biaya ringan juga menghemat waktu dan tenaga. Kami selaku rekanan siap ikut mensukseskan PTSL 2019 ini,”ucap Dindin penuh semangat. (git)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *