Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Adi Buana Bantu 500 Buku untuk Desa Grabagan, Tulangan

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Adi Buana Bantu 500 Buku untuk Desa Grabagan, Tulangan

Lensanasional.co.id – Minimnya minat baca pada masyarakat di pedesaan bisa disebabkan oleh beberapa faktor misalnya, lingkungan meliputi keluarga, tetangga atau sekolah dan kurangnya sarana mendapatkan buku bacaan ditempat semacam taman bacaan. Ditambah lagi, mahalnya buku bacaan kesemuanya itu menjadi realita minat baca masyarakat pedesaan masihlah rendah. Terlebih sekarang seiring maraknya ragam permainan (game) di internet maupun gadget. Hal tersebut dijelaskan oleh Fajar Susanto, Mpd, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya di kantor Pemdes Grabagan, Tulangan, Sidoarjo (26/2/19).

Menurut Fajar, untuk meningkatkan minat baca pada masyarakat pedesaan penting sekali dibangun tempat taman baca. Karena, dengan begitu akan menaikkan tingkat keberaksaraan dan menumbuh kembangkan minat gemar membaca guna mewujudkan kualitas dan kemandirian masyarakat agar lebih berbudaya maju.

“Untuk itulah, saya bersama rekan rekan dosen dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris ini menggelar acara pengabdian pada masyarakat selain untuk meninjau kegiatan KKN mahasiswa kami di desa ini juga untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya budaya literasi membaca bagi warga disini,” jelas Fajar.

Sementara itu Purnomo, Kades Grabagan menyampaikan apresiasi kepada tim dosen UNIPA Surabaya atas kegiatan tersebut. Menurut orang nomor satu di Grabagan itu apa yang dilaksanakan para dosen dan mahasiswa tersebut sejalan dengan program pembangunan desa yang salah satunya adalah peningkatan minat baca.

“Membaca itu penting, karena buku atau apapun yang bisa dibaca ibaratnya seperti jendela untuk melihat khasanah dunia. Tanpa minat membaca, pengetahuan yang didapat juga akan terbatas. Tidak akan bertambah maju baik dalam pengetahuan ataupun wawasan,”ujar Purnomo kepada Lensanasional.co.id. di ruang kerjanya, Selasa (26/2/2019).

Purnomo juga menjelaskan bahwa saat ini Pemdes Grabagan telah membangun tempat baca yang berada di dalam kompleks kantor desa. “Disitu nanti kita isi dengan aneka buku bacaan. Tujuannya selain menarik minat baca warga juga sebagai pengisi waktu ketika sedang menunggu urusan keperluan di kantor ini. Namun, buku bacaan itu tidak boleh dibawa pulang,” terang Purnomo.

Pada acara tersebut, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Adi Buana menyerahkan bantuan buku bacaan sebanyak 500 buku. Sementara untuk program KKN mahasiswanya telah berlangsung sejak 30 Januari lalu dan akan berakhir pada 1 Maret depan. (git)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *