Polda Jatim Terjunkan Tim Cyber Patrol Kejar Pelaku Penyebar Hoax Di Medsos

Bagikan Berita Ini:

Lensanasional.co.id – Polda Jatim membentuk tim cyber patrol guna mencegah penyebaran berita hoax yang menyesatkan terutama yang terkait dengan Pilpres 2019 yang dirasa semakin meresahkan. Sejauh ini tim bentukan Polda Jatim itu sukses menonaktifkan akun sejumlah 32 situs.

Menurut Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, tim sengaja diterjunkan akibat makin masifnya penyebaran kabar ataupun berita hoax belakangan ini. Selain lewat cara menonaktifkan akun yang tidak jelas, tim juga mengejar para pelaku pembuat informasi palsu melalui akun akun yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Akun medsos yang paling sering digunakan menyebar hoax adalah Facebook, Twitter dan Instagram dengan sasaran pengguna medsos dari berbagai usia yang akan menjadi pemilih dalam Pilpres 2019 nanti.

Contoh kabar hoax terbaru terkait Pilpres 2019 yakni, kabar adanya 10 ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari Tiongkok. “Itu hoax. Kami tak akan segan untuk melakukan tindakan tegas demi menjaga keamanan Indonesia khususnya di Jawa Timur ini,” tegas Frans Barung Mangera.

Salah satu trik yang kerap dipakai para penyebar kabar hoax yakni dengan memakai foto atau gambar wanita cantik untuk menarik perhatian pengguna medsos.

“Akun akun seperti itu masih banyak berseliweran tetapi tim kami, Cyber Patrol tetap terus bergerak,” tandas Kabidhumas Polda Jatim itu kepada awak media, (3/1/18). (tim)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *