Masih Banyak Oknum Juru Parkir di Surabaya Mematok Tarif Karcis Di Luar Retribusi

Masih Banyak Oknum Juru Parkir di Surabaya Mematok Tarif Karcis Di Luar Retribusi

Surabaya – Para pengendara mengeluhkan kembalinya juru parkir (jukir) Menarik Retribusi tidak sesuai tarif parkir di tepi jalan umum surabaya.

Contoh Parkir tepi jalan umum wilayah basuki rahmat samping gedung BRI tower,pasar blauran,stadion Gelora Bungtomo,kawasan religi ampel,sentral pkl gembong asih dan masih banyak sekali oknum juru parkir (jukir) mematok Tidak sesuai retribusi.

Sudah sering loh seperti ini, tapi Dishub cuma janji-janji saja mau menertibkan, nyatanya sampai sekarang masih juga mematok retribusi tidak sesuai.ucap salah satu warga.

Hal tersebut sesuai dengan Perwali No 29 Tahun 2018 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum dan Perwali No. 30 Tahun 2018 tentang Tarif Retribusi Tempat Khusus Parkir.

Meliputi,parkir tempat wisata,karcis parkir zona,parkir tepi jalan umum,karcis parkir tepi jalan umum insidentil,karcis parkir tempat khusus di gedung dan karcis parkir tempat khusus parkir di pelataran dan bisa mengenali rompi parkir.

1. Misalnya untuk jukir tepi jalan umum, menggunakan rompi warna biru dan karcis berwarna hijau. Biaya parkir adalah Rp 1000 (sepeda motor), Rp 3000 (motor pick up), Rp 7.000 (truck mini), Rp 10.000 (truk/bus), dan Rp 15.000 (truk gandeng/trailer).

2. Rompi jukir pembantu, warna orange biasanya membantu jukir tepi jalan. Sehingga biaya parkirnya sama.

3. Juru parkir zona, memakai rompi dan karcis yang sama sama berwarna merah. Jika menjumpai jukir tersebut, tidak perlu kaget karena biaya parkir memang sedikit lebih mahal dari pada parkir tepi jalan.

Ini karena kawasan zona parkir biasanya berada di wilayah padat arus lalu lintas. Biaya parkir Rp 1000 (sepeda), Rp 2000 (sepeda motor), Rp 5000 (mobil/ pick up), Rp 10.000 (truck mini), Rp 14.000 (truck/bus), Rp 25.000 (truck gandeng/trailer).

4. Seragam jukir parkir meter berwarna merah-orange lengkap dengan topi. Bertugas menjaga parkir dengan alat parkir meter, dengan acuan tarif parkir zona, sehingga tarifparkir sama.

Biaya parkir Rp 1000 (sepeda), Rp 2000 (sepeda motor), Rp 5000 (mobil/ pick up), Rp 7500 (truck mini), Rp 10.000 (truck/bus), Rp 15.000 (truck gandeng/trailer).

5. Rompi Jukir Isidentil. Jukir menggunakan rompi orange dan memiliki karcis warna kuning. Petugas tidak mengelola tempatparkir yang tidak tetap, karena sifatnya saat hanya ada kepentingan dan keramaian.

Biaya parkir Rp 3000 (sepeda motor), Rp 10.000 (mobil/ pick up), Rp 12.000 (truck mini), Rp 15.000 (truck/bus), Rp 25.000 (truck gandeng/trailer).

Dishub juga menegaskan kepada masyarakat, apabila zona parkir di kawasan lahan persil seperti mini market, restaurant, dan ruko, maka biaya parkir sesuai dengan kebijakan dan tanggung jawab masing-masing.ucap wandi Kepala UPTD.

Jika ada yang melanggar atau menetapkan tarif tidak sesuai Perwali, pihaknya berjanji akan memberikan saksi tegas. Tidak hanya kepada Jukirnya, tapi juga kepada koordinator parkirnya.ucap wandi.

Pihaknya berharap masyarakat bisa melaporkan jukir nakal tersebut ke Dinas Perhubungan untuk ditindaklanjuti dan Pastikan selalu minta karcis saat parkir.(TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *