BPOM Surabaya Gelar Monitoring dan Evaluasi Pangan Jajanan Anak Sekolah Di Jatim

BPOM Surabaya Gelar Monitoring dan Evaluasi Pangan Jajanan Anak Sekolah Di Jatim

Surabaya – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Mengelar Monitoring dan Evaluasi program Kegiatan pembinaan implementasi PJAS ( Pangan Jajanan Anak Sekolah Provinsi Jawa Timur ) di Hotel Haris,Surabaya,(11/12).Pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi penghargaan dalam mensukseskan program keamanan pangan jajanan anak sekolah. Program keamanan pangan jajanan anak di sekolah sangat penting bagi anak anak supaya dapat mengkonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi,” tutur Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha BPOM RI, Dewi Pramitasari.

Selain itu, dari sekolah seluruh Kabupaten/Kota tersebut merupakan SD, SMP, SMA, dan bahkan Madrasah. Kami tidak membedakan sekolah negeri maupun sekolah swasta apakah itu juga dari swasta semua itu kita lakukan pembinaan untuk keamanan pangan.

Anak-anak berada di sekolah dari pagi hingga sore, sehingga untuk membentuk ataupun menghasilkan generasi muda yang sehat, berkualitas, dan juga cerdas tentunya dimulai juga dari konsumsi pangan yang aman sejak dini, ” tuturnya.

Mengenai penilaian, sekolah harus memiliki kantin dan mampu menjaga keamanan pangan di kantin sekolah. Artinya makanan atau jajanan yang di konsumsi harus memenuhi syarat. Tidak mengandung bahan berbahaya yang disalah gunakan dalam pangan seperti makanannya tidak boleh mengandung formalin, tidak boleh mengandung boraks atau bleng, tidak boleh mengandung pewarna kertas atau pewarna tekstil,” ungkapnya.

Pola pembinaan yang dilakukan oleh BPOM Surabaya, berupa penyuluhan seperti sampling dan pengujian dengan mobil keliling yang dimiliki Balai Besar POM Surabaya. Jika hasilnya memenuhi syarat, baik diluar dan didalam sekolah keamanan pangannya tidak diragukan lagi dan BPOM tidak ingin mematikan ekonomi dari pedagang keliling. Pedagang keliling tetap harus kita bina bersama Pemerintah Daerah.

Menghadirkan Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha BPOM RI, Dewi Pramitasari dan pejabat utama BPOM Jatim dan Kepala Sekolah dari 32 Sekolah yang ada di Jawa Timur.(TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *