Satgas TMMD Ke 103 Turut Mengawasi Operasional Simokos

Bagikan Berita Ini:

Surabaya – Sarana Interaksi Komunikasi Sosial (Simokos) datang menyambangi Pondok Pesantren Al Inayah yang terletak berada di Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Seperti biasanya, kedatangan Simokos disambut gembira oleh santriwati Pondok Pesantren kegiatan ini masih bagian dari program TMMD ke 103 yang di fokuskan di Desa Pasanggar Pegantenan, TMMD yang dilaksanakan selama satu bulan ini agar lebih mendekatkan dengan masyarakat. jumat (26/10/18)

Simokos kali ini dioperasikan oleh Sersan Satu I Gede Tama dan Kopda M. Zainal dari Koramil 0826/07 Pegantenan, Kapten Cba Guntur Danramil 0826/07 Pegantenan selaku Dan SSK TMMD ke 103 yang turut mengawasi operasional Simokos ditempat kegiatan saat dikonfirmasi menyatakan “bahwa dirinya sangat bangga karena kedatangan Simokos di sejumlah sekolah mendapat sambutan yang sangat antusias dari pihak guru maupun siswa”.ucapnya

Keberadaan Simokos yang sementara ini di pertanggung jawabkan kepada Satgas TMMD Ke 103. “Kami manfaatkan untuk melakukan komunikasi sosial ke sekolah-sekolah dan Pondok Pesantren di wilayah Kecamatan Pegantenan, sungguh sambutannya luar biasa bahkan para Kepala Sekolah dan para Kyai menghendaki kedatangan Simokos ini setiap minggu di sekolahnya,” ujar Kapten Cba Guntur.

Lebih lanjut Dan SSK TMMD ke 103 juga menyampaikan terima kasih kepada sekolah-sekolah dan Pondok Pesantren yang telah membuka pintu kepada Tim Simokos yang melaksanakan komunikasi sosialnya.

bahwa ternyata keberadaan Simokos dengan buku-buku bacaan serta visual untuk melihat film perjuangan maupun film alutsista TNI sangat digemari oleh para pelajar bahkan oleh masyarakat.

“Hal tersebut tentunya merupakan kondisi faktual, di mana masyarakat dan generasi penerus kita sangat membutuhkan sarana perpustakaan keliling seperti ini, dan rupanya minat baca masyarakat menurun karena ada keengganan datang ke perpustakaan entah karena perlu berbagai administratsi atau bagaimana, inilah faktanya,” jelasnya

“Mereka senang dengan ruang baca terbuka, bebas memilih dan gratis sehingga Si Mokos ini lebih disukai oleh adik-adik maupun masyarakat lainnya, dan keberadaan Si Mokos ini merupakan inovasi TNI AD dan baru dibagikan satu unit untuk setiap Kodim dan apabila kurang harapan Komando Atas sedapat mungkin berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk memperbanyaknya,” sambung Dan SSK TMMD.

Antusiasme guru dan siswa terhadap keberadaan Simokos akan menjadi laporannya kepada Bupati Pamekasan. Ia berharap, pemerintah daerah bisa memperbanyak Simokos karena sangat penting demi membantu siswa menambah wawasan serta mencerdaskan kehidupan bangsa.(TH)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *