Temuan Situs Purbakala Watesari, Indikasi Sidoarjo Daerah Seribu Situs?

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo – Sidoarjo selain dikenal sebagai daerah penghasil bandeng ternyata juga menyimpan kekayaan peninggalan purbakala. Meski tak semegah Borobudur atau Penataran, berbagai temuan situs kuno menunjukkan bila di wilayah dulu merupakan tlatah kerajaan Jenggala ini layak disebut sebagai Kabupaten Seribu Situs.

Indikasi tersebut makin menguat seiring ditemukannya situs purbakala baru di desa Watesari Kecamatan Balong Bendo pada Minggu (19/08/2018) lalu. Penemuan yang diperkirakan berasal dari era Majapahit itu berupa lingkaran tumpukan bata merah berlobang menyerupai sumur.

Informasi yang didapat, situs tersebut ditemukan tanpa sengaja oleh warga setempat ketika tengah melaksanakan kerja bakti membuat jalan baru menuju punden desa yang ada ditengah area persawahan.

Temuan tadi segera ditindak lanjuti oleh pemerintah desa Watesari dengan melaporkannya ke instansi terkait yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.

“Selaku pemerintah desa, kami telah melaporkannya pada pihak berwenang untuk segera ditindak lanjuti agar jelas status dan identitas situs tersebut. Hal itu juga sejalan dengan program kami nantinya menjadikan Watesari sebagai desa Agrowisata dengan memasukkan lokasi situs itu sebagai destinasi wisata pula,” tutur Sukisno, Kades Watesari kepada Lensanasional.co.id (28/08/2018).

Temuan situs purbakala Watesari diketahui berukuran 25 x 35 centimeter melingkar. Menyerupai sumur dengan ketebalan bata rata rata 12 centimeter. Situs itu pun tak terlalu jauh dari situs Plawangan yang ditemukan beberapa tahun lalu.

Sejauh ini masyarakat desa Watesari masih menunggu langkah konkrit dari instansi terkait yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo serta Badan Pelestarian Cagar Budaya, Trowulan Mojokerto. Menunggu kepastian dan identitas jelas dari temuan purbakala tersebut. (git hans).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *