Kedung Kembar, Prambon Jadi Tuan Rumah Panen Raya Temu Petani Sidoarjo

Bagikan Berita Ini:

Sidoarjo- Ketahanan pangan suatu bangsa merupakan modal utama menggerakkan pembangunan. Tanpa sumber daya dan stock pangan yang cukup, mustahil akan muncul kesejahteraan dan kemajuan pada bangsa tersebut. Hal itu disampaikan oleh Saifulillah, Bupati Sidoarjo, pada acara Panen Raya dan Temu Petani di desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Selasa (24/07/2018).

Menurut Abah Saiful, sapaan akrab Saifulillah, Kabupaten Sidoarjo sungguh beruntung masih memiliki lahan pertanian yang luas dan subur. Mampu menghasilkan berton ton beras untuk mencukupi kebutuhan pangan warganya.

“Pemkab Sidoarjo memiliki program berupa upaya khusus dalam hal swasembada pangan dengan sasaran target pemenuhan kebutuhan pangan sendiri tanpa mengimpor dari daerah ataupun negara lain. Upaya khusus tersebut ditunjang oleh kondisi tanah pertanian yang mempunyai unsur hara subur disamping semangat para petaninya sangat mendukung,” tutur Saifulillah.

Menurutnya pula, program Pemkab Sidoarjo itu sejalan dengan Undang Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang pangan yakni ketahanan pangan adalah terpenuhinya kebutuhan pangan bagi setiap rumah tangga dan keluarga.

“Sasaran tanam padi di wilayah Sidoarjo ini selama April sampai September 2018 seluas 15.354 hektar dan hingga akhir Juli ini saja realisasinya telah mencapai 11.979 hektar atau 78,02% dari target. Diharapkan hingga Agustus 2018 ini akan terpenuhi semuanya dengan.prediksi hasil panen mencapai rata rata 6,7 ton,” terang Saifulillah.

Pemkab Sidoarjo sendiri melalui instansi terkait dibantu jajaran Kodim 0816 selama ini telah melakukan berbagai kiat dan strategi dengan menggerakkan para petani sebagai pelaku utama.

“Problem mendasar di Sidoarjo dalam sektor ini yakni minimnya ketersediaan tenaga kerja. Banyak anak muda pedesaan sekarang enggan turun ke sawah. Mereka lebih suka bekerja di pabrik dan kantor. Nah guna mengatasi hal itu, Pemkab berusaha memfasilitasi untuk dapatnya memenuhi kebutuhan petani dengan membelikan mesin dan alat pertanian,” tambah Saifulillah.

Acara yang digelar di area persawahan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda dan Forkopimka kecamatan Prambon, Kades, Kelompok Tani serta pejabat dari dinas terkait. (sigit hans)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *