Mahasiswa ITS Kunjungi Lab Pesawat hingga Pelabuhan di Tiongkok

Surabaya – Rombongan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tidak lelah belajar banyak hal saat berkunjung ke Tiongkok. Kali ini, kunjungan dilakukan menuju pusat laboratorium pembuatan miniatur pesawat terbang di kampus Universitas Teknologi Dalian, Tiongkok. 
Menurut Budi, salah satu tim IO international office, bahwa agenda kunjungan laboratorium sebagai agenda wajib untuk melihat proses dan sarana serta fasilitas kampus untuk menunjang praktik belajar mahasiswa. “Laboratorium menjadi destinasi kunjungan mahasiswa ITS di Tiongkok,” jelasnya. 
Sementara itu, Komang Nickita dari mahasiswa ITS juga menjelaskan bahwa peserta studi ekskursi dari ITS ini diajak untuk mengunjungi Laboratorium aerospace milik Dalian University of Technology (DUT). “Dalam lab ini peserta disajikan kerangka-kerangka pesawat kayu yang dapat terbang dengan dikendalikan remote control,” ungkap Nickita. 
Ia menambahkan bahwa belajar langsung dari lab ini bisa menjadi inspirasi. Tidak hanya itu, mahasiswa juga bisa mengenal lebih jauh pengembangan dan pembuatan pesawat bisa dimulai dari pemahaman hal-hal yang kecil. “Oleh karena itu, mahasiswa juga ada yang penasaran melihat pembuatan semua spare part untuk laboratorium dengan menggunakan printer 3D dan lainnya,” jelasnya. 
Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat bagi Mahasiswa dan semua, siapa tahu ke depan kampus ITS juga bisa ikut berkontribusi dalam pembuatan pesawat terbang bagi Indonesia yang wilayahnya sangat luas dari Sabang sampai Merauke. “Dengan terus banyak belajar dan praktik, kita akan bisa sukses dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Acara kunjungan juga berlangsung Dalian East Bay. Dalian east bay adalah sejenis tempat untuk menepikan kapal (harbour) tetapi hanya kapal kecil. Selain itu di dalian east bay juga terdapat international conference center. Tempat ini digunakan untuk membuat konser ataupun pertunjukan teaterikal.
Gedung ini sangat terkenal di Dalian, karena memiliki arsitektur yang sangat unik dan besar. Selain itu peserta juga sangat menikmati bangunan- bangunan disekitar dalian east bay. “Bangunan tersebut sengaja tidak ditempati, karena hanya berfungsi sebagai gedung hiasan untuk menarik perhatian pengunjung atau wisatawan,” imbuhnya.(TH)

Bagikan berita ini
12 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *