Lagi – lagi Surabaya Selatan Di Hebohkan Penemuan Mayat Gantung Diri

SURABAYA-Lagi-lagi kasus bunuh diri kembali terjadi di Kota Surabaya Sabtu (24/3) pagi sekitar pukul 03.30. Korbannya adalah Fendik Tri Oktasari, 27, warga Jalan Kedurus Sawah Gede Gang 1 RT 09 RW 02, Kedurus, Karangpilang. Korban yang bekerja sebagai penjual tahu  bulat itu nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri dengan seutas tali di dalam ruang tamu rumahnya. 

Tak ayal melihat hal itu istri korban  terpukul dan histeris. Kemudian istri korban meminta pertolongan kepada warga. Warga yang tahu akan kejadian itu sontak menghubungi polisi.  pihak kepolisian yang sudah mendapatkan laporan lantas mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan olah TKP.

Pertama kali mayat korban ditemukan oleh istrinya sendiri yang bernama Desy Ayu Indriani, 26, sekitar pukul 03.30 yang sudah bangun tidur. Saat itu korban sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa leher terikat tali dalam kondisi berlutut di dalam ruang tamu rumah dengan kondisi mulut dilakban dan memakai headset.

Kapolsek Karangpilang Kompol Noerijanto melalui Kanit Reskrim Polsek  Karangpilang Iptu Marji Wibowo mengatakan penyebab korban bunuh diri karena ada masalah keluarga..

“Diduga korban ada masalah keluarga. Dan menurut keterangan istri, diduga korban mempunyai utang sekitar Rp 15 juta,” ujar Marji, Sabtu (24/3).

Dari pemeriksaan dan olah TKP diduga korban mengakhiri hidup dengan menjerat lehernya menggunakan tali. Selain itu yang menguatkan dugaan itu adalah ditemukan barang bukti berupa surat wasiat yang ditulis oleh korban yang ditujukan kepada keluarganya, dan satu buku catatan harian curhatan korban. Dari keterangan polisi diduga surat tersebut ditulis tiga hari lalu sebelum melakukan bunuh diri. Namun yang membuat polisi agak sedikit janggal adalah adanya lakban di mulut korban.

“Itu yang menjadi pertanyaan. Namun di tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” tegasnya.

Atas kejadian bunuh diri tersebut beberapa warga sekitar lantas gempar. Setelah dilakukan olah TKP jenazah lantas dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum dan otopsi.(**)

Bagikan berita ini
40 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *