ITS Mendapatkan Hibah Bantuan Alat Penunjang Pendidikan Dari  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Surabaya, 7 Desember 2017 Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) patut berbangga. Pasalnya, Departemen tersebut memperoleh hibah bantuan alat penunjang pendidikan berupa _Lean Production System Laboratory_ dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Kamis (7/12). 

Ir Amirul Chusni, Direktur Akademi Komunitas Toyota Indonesia menuturkan, pemberian hibah tersebut bermula dari adanya program TMMIN yaitu Toyota Berbagi membangun Indonesia. Program tersebut terdiri dari empat pilar yaitu lingkungan, pendidikan, _Safety Traffic_ dan membantu kesejahteraan dari masyarakat. “Kami menekankan dalam hal pendidikan dengan dalih tingkat produktivitas seseorang dapat ditentukan dari kualitas pendidikannya,” ujarnya.

Untuk bidang pendidikan sendiri, PT TMMIN menawarkan Proyek Monozukuri yang berupa hibah alat laboratorium Lean Production System (LPS), laboratorium Simulasi Supply Chain TPS, Pengembangan mata kuliah yang menggunakan laboratorium LPS dan Simulasi Supply Chain, mengadakan program _On Job Development_, pelatihan untuk dosen dan  program magang untuk mahasiswa. 

“Program tersebut diberikan agar mahasiswa mampu berkompetisi dalam persaingan global, khususnya untuk mahasiswa Departemen Teknik Industri, karena kesesuaian dengan alat laboratorium yang dihibahkan,” paparnya.

Berbekal tujuan tersebut, PT  TMMIN akhirnya mengadakan kerjasama dengan Departemen Teknik Industri ITS. “Untuk kali ini, PT TMMIN memberikan hibah berupa alat laboratorium Lean Production System (LPS),” tutur alumnus Departemen Teknik Elektro ITS tersebut.

LPS sendiri juga diterapkan oleh Toyota dalam proses produksinya. Konsepnya yaitu menghilangkan _waste_ (pemborosan) selama proses produksi, sehingga produksi  menghasilkan kualitas dari _output_ yang lebih baik.

Dengan adanya hibah alat laboratorium LPS ini, Putu Dana Karningsih ST MEng Sc, dosen Departemen Teknik Industri ini berharap agar  ke depannya dapat memanfaatkan alat laboratorium tersebut dengan baik. Sehingga, nantinya mampu menghasilkan produk industri yang lebih efektif dan efisien.(TH)

Bagikan berita ini
405 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *