Gugatan Chin-chin Dikabulkan Karena Majelis Hakim Menilai RUPS Cacat Hukum

Surabaya – Sidang perkara gugatan yang di ajukan Trisulowati alias Chinchin terhadap Gunawan Angka Widjaya (mantan suaminya ) terkait, PT. Blauran Cahaya Mulia ( BCM ) kembali bergulir.

Sidang agenda putusan, digelar diruang Candra Pengadilan Negeri, Surabaya, pada Rabu (18/4), dengan dipimpin oleh Maxi Sigarlaki, selaku Majelis Hakim.

Dipersidangan dalam amar putusannya, Majelis Hakim mengabulkan gugatan yang diajukan Trisulowati alias Chin Chin.

Masih menurut Majelis Hakim, RUPS yang diadakan Gunawan Angka Wijaya tidak memiliki kekuatan hukum dan batal demi hukum.

“Karena agenda RUPS dilakukan lebih cepat dari aturan yang terkandung dalam Undang-Undang, Perseroan Terbatas, Sehingga susunan direksi harus dikembalikan seperti semula”. Jelasnya

Penasehat Hukum, Chin Chin, Antony Djono Chinchin saat melakukan Pers Conference mengingatkan agar Gunawan Angka Wijaya segera cepat sadar, karena apabila tidak, dirinya akan membawa putusan pengadilan hari ini ke Polda Jatim, terkait adanya RUPS abal – abal dan melawan hukum.

Hampir seluruhnya, permohonan kami dalam gugatan dikabulkan. Intinya adalah ini signal awal atau peringatan keras bagi Gunawan Angka Wijaya.
bahwa RUPS itu abal – abal dan dibuat melawan hukum, papar Penasehat Hukum.

Perlu diketahui, selain perkara pidana, permasalahan Empire Palace juga masuk ke perkara perdata. Perkawinan antara Gunawan dan Chin Chin yang sudah menikah belasan tahun dan dikaruniai tiga anak ini berakhir dengan perceraian. Dari perceraian, keduanya juga saling lapor dan menggugat ke meja hijau.

Menurut data yang berhasil dihimpun sebelumnya, Chin Chin dilaporkan Gunawan atas tindak pidana penggelapan dan pencurian dokumen PT BCM, dan sempat merasakan dinginnya lantai penjara.

Chin Chin lantas melawan, melaporkan balik mantan suaminya itu ke Polda Jawa Timur atas dugaan memberikan keterangan palsu dalam akta otentik.

Kasus itu masih dalam penyelidikan, selain pidana, Chin Chin juga menggugat cerai suaminya dan pengadilan mengabulkannya hak asuh ketiga anaknya berada ditangan Chin Chin.

Akhirnya oleh Chin Chin mantan suaminya Gunawan Angka Wijaya di gugat perdata soal status aset-aset milik PT BCM yang sebelumnya dikelolah bersama.

Dalam gugatan perdatanya, Chin Chin menyoal perbuatan melawan hukum yang diduga, dilakukan para tergugat dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT BCM pada 1 September 2016 sebagaimana yang tertuang dalam akta nomor 1 yang dibuat dihadapan notaris Wachid Hasyim.

Masih menurut Chinchin pada RUPSLB itu, telah memuat keterangan palsu, bohong dan tanpa bukti serta tidak sesuai pada kenyataan telah memecat Chin Chin selaku direktur utama PT BCM dan RUPSLB tersebut ,dianggap telah melawan hukum.

Dalam gugatan dituliskan, adapun perbuatan melawan hukum lainnya, yang dilakukan Gunawan Angka Widjaja selaku tergugat 1 adalah dugaan mengambil uang milik PT BCM sebesar 64,6 miliar dan disalah gunakan untuk kepentingan pribadi Gunawan.

Ada 14 pihak yang digugat Chin Chin. Tergugat satu adalah Gunawan Angka Widjaja. Kemudian PT BCM selaku tergugat 2, purnawirawan Polri Saud Usman Nasution selaku tergugat 3, Edward Suharto Joyo Santoso selaku tergugat 4, Budi Santosa selaku tergugat 5, Soegiharto Angka Widjaja selaku tergugat 6, Rachmat Suharto alias Steven Roy selaku tergugat 7.

Selanjutnya Notaris Wachid Hasyim selaku tergugat 8, Teguh Suharto Utomo selaku tergugat 9, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI cq Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum selaku tergugat 10, Kantor Pertanahan Kota Surabaya II selaku tergugat 11, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang selaku tergugat 12, PT Bandara Mega Wiratama selaku tergugat 13 dan Kantor Pertanahan kota Administrasi Jakarta Barat selaku tergugat 14.

Di ruang yang lain, seusai sidang Chinchin yang di dampingi Penasehat Hukumnya, menyampaikan rasa terima kasih yang amat besar kepada Majelis Hakim serta rekan-rekan media yang perhatian terhadap kasusnya.

”Terima kasih kepada hakim yang sudah memutus dengan hati dan dengan keadilan, juga kepada teman – teman yang selama ini selalu datang ke pengadilan, mendukung dan mendoakan saya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Harapan saya agar pak Gun cepat sadar jika menginginkan perceraian, ya bercerailah dengan baik-baik. Saya tidak ingin menang-menangan, saya tahu apa yang menjadi hak Gunawan Angka Wijaya dan anak-anak saya, sembari mengakhiri pembicaraan.    (Slamet)

Bagikan berita ini
11 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *