Di Desa Wonoplintahan Ternyata Masih Ada Warga Yang Belum Paham PTSL

Sidoarjo – Sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digulirkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sidoarjo beberapa bulan lalu ternyata masih kurang dipahami benar oleh masyarakat.

Hal tersebut muncul sesaat setelah berita sosialisasi PTSL di desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon ditayangkan oleh LensaNasional.co.id.

Disitu terdapat komentar atas nama F yang mengeluhkan tentang pemarokan tanah dilingkungan RT 06 RW 04 Pejantran tanpa ada pihak dari perangkat desa yang turun langsung ke lokasi.

Menanggapi hal itu, Kades Wonoplintahan melalui Sekdes, Nurkasan, menyatakan bahwa komentar F tersebut keliru.

“Saya malah menganggap bahwa Saudara F belum sepenuhnya paham dan mengikuti prosedur PTSL saat disosialisasikan dulu,” tutur Nurkasan.

“Jika ada warga yang belum paham atau masih mengeluhkan hal tersebut, silahkan datang pada kami. Monggo, kami siap memberikan pemahaman terkait hal itu,” lanjut Nurkasan.

Dirinya juga menambahkan bila dilingkungan RT 06 hingga RT 07 RW 04, masing masing ketua RT dan RW nya telah menyepakati memasang patok batas tanah secara mandiri sesuai hasil musyawarah bersama.

Secara keseluruhan, program PTSL di desa Wonoplintahan boleh dibilang lancar tanpa kendala berarti. (red)

Bagikan berita ini
19 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *