Hilang nya Motor Honda Scoppy Di Parkiran Monkasel Surabaya Jadi Sorotan Media

Surabaya – Menindaklanjuti berita yang sebelumnya naik di media online terkait raib dan hilangnya motor Honda Scoopy dengan Nopol L 2092 TJ di tempat parkir halaman depan lahan wisata Monumen Kapal Selam (Monkasel) waktu lalu masih ramai dan Viral diperbincangkan masyarakat serta.

Malam itu, Kamis, (20/12/2018) kemarin, sekitar pukul 21.20 WIB adalah hari naas dialami Nuraini alias Nuril (19). Warga Jalan Sidodadi Los A Nomor 170, Surabaya. Betapa tidak, usai jalan-jalan di Monumen Kapal Selam (Monkasel) bersama pacarnya, saat keluar hendak mengambil sepeda motor Scoopy warna cream miliknya, ternyata kendaraan roda dua itu sudah tidak ada di tempat, alias hilang. Spontan Nuril bertanya kepada tukang parkir yang menjaganya.

“Lho pak, mana sepeda motorku?,” tanya Nuril kepada tukang parkir. Saat menjelaskan ke awak media.

Namun, dengan enteng tukang parkir paruh baya bernama Sarimin itu mengatakan sudah tidak ada lagi motor yang terparkir, semua sudah keluar, diambil pemilik.

Sontak, Nuril lemas, duduk bersimpuh sambil menangis. Kemudian, diketahui kalau karcis parkirnya memang hilang dan saat mengambil motor Scoopy nya, dia tidak menunjukkan karcis.

Sekretaris Dishub Surabaya, Dwijaya Wardhana mengatakan bahwa terkait ganti rugi kehilangan motor ketika sedang diparkir merupakan tanggungjawab pengelola parkir sesuai dengan Perda no 3 tahun 2018 saat menjelaskan kepada rekan-rekan wartawan di kantor Dishub Surabaya,(2/1).Siang.

Parkir di Monkasel itu kan yang mengelola pihak swasta, jadi kalau ada kehilangan seharusnya menjadi tanggung jawab mereka.

Dwijaya menyatakan bahwa pihaknya bersedia membantu memfasilitasi mediasi antara pihak pengelola parkir Monkasel dengan korban, setelah menerima laporan dari pihak korban dengan melampirkan surat laporan kehilangan dari pihak kepolisian dan bukti pelengkap lainnya.

Kami selaku pelayan masyarakat yang menangani permasalahan parkir di Surabaya, akan melakukan mediasi dengan pengelola parkir Monkasel dan korban, dengan harapan ada jalan tengah terkait hilangnya motor korban di lahan parkir Monkasel Surabaya, ini menjadi sorotan bagi kami,” tambah Dwijaya.

Ditanya terkait ijin pengelolahan parkir di Monkasel Surabaya, Dwijaya menerangkan bahwa parkir di halaman Monkasel Surabaya dikelola oleh pihak Puskopal Armatim Surabaya.

Izin pengelola lahan parkir dipegang oleh pihak Puskopal Armatim Surabaya, ijinnya berlaku hingga 11 Juni 2019,” ucap Dwijaya Wardana.(TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *