Ketua DPW APSI Jatim Melantik DPC APSI Se-Jatim

Ketua DPW APSI Jatim Melantik DPC APSI Se-Jatim

Surabaya – Asosiasi Advokat Syariah Indonesia (APSI) Jatim mengelar Pelantikan DPC APSI Se-Jawa-Timur di surabaya, Sabtu (1/12).Pagi.

Ketua DPW APSI Jawa-Timur, Ichwan, S. Ag, CN SE, SHEL menyatakan, mereka yang mengikuti pelantikan adalah sudah advokat dan apabila ada masyarkat yang membutuhkan pendampingan dan penanganan masalah hukum akan bisa segera ditangani secara profesional.

Untuk saat ini, seluruh anggota APSI Jatim telah mencapai 100 dan akan terus bertambah nantinya,” ujarnya.

Kami siap membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum, khususnya menangani masalah keluarga. Salah satunya masalah waris. Tidak semua advokat mampu dan kita terjun di sana.. Kalau bisa didamaikan, ya didamaikan nantinya,” kata Ichwan.

Dipaparkannya, harapkan APSI Jatim bisa membantu bagi pencari keadilan di tiap- tiap kota bisa langsung terjun dan ditangani dengan baik.

Sementara itu, Direktur Pusat Mediasi dan Bantuan Hukum APSI, . Syamsul Munir mengatakan, DPW APSI Jatim melakukan penguatan kapasitas untuk kaderisasi dan organisasi yang sudah pasti membutuhkan tenaga dari DPC- DPC APSI .

“Ini akan menguatkan visi dan misi APSI. Tak hanya di Jatim, juga di luar Jatim. APSI jadi rujukan masyarakat untuk mencari akses keadilan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Jatim adalah pilot project untuk ekonomi syariah. Nah ini pas dengan keberadaan APSI Jatim. Kita menyongsong program pemerintah dan memperbanyak anggota untuk menghadapi tantangan zaman, terkait ekonmoi syaria,” cetus Ichwan.

Untuk program nasional ingin mencetak mediator syariah yang menjadi kebutuhan pencari keadilan. Mereka bisa memberikan bantuan hukum bagi pencari keadilan yang dibutuhkan masyarakat. Mereka melakukan mediator syariah yang bersertifikat dan diakui MA.

Pada tahun 2019, akan melakukan kongres untuk pemilihan Ketum baru. Organsiais harus melakukan reorganisasi di tingkat nasional.(TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *