Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia, Rumahnya Wartawan Media Online

Sidoarjo – Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJO Indonesia) dibangun berdasarkan landasan legal yang kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media.

Di era internet seperti ini yang ditandai dengan makin maraknya media online baik nasional maupun lokal. Menurut data Dewan Pers, terdapat sekitar 47 ribu media yang tumbuh di negeri ini. Dimana, 44.300 nya adalah media online sementara sisanya media cetak/ koran, TV dan radio.

Ketua Umum AJO Indonesia, Rivai Achmad menyatakan bahwa Aliansi Jurnalistik Online Indonesia adalah sebuah jawaban. “Sebab dengan adanya AJO Indonesia ini, Dewan Pers justru terbantu,” ucapnya.

Menurutnya lagi, fokus AJO Indonesia adalah membangun media yang peofesional, berkelas dengan gaya bahasa intelektualitas yang mengedepankan kemampuan teknologi modern serta tata kelola redaksi dan skill jurnalis yang kekinian untuk lalu memberikan kesejahteraan bagi anggotanya.

Rivai Achmad juga menambahkan, AJO Indonesia merupakan rumah bagi para pemangku kepentingan pelaku usaha (pemilik media), pemimpin redaksi dan para jurnalis atau wartawan media online diseluruh Indonesia.

AJO Indonesia akan memverifikasi sendiri keanggotaannya. Dari situ nanti akan terlihat media ( situs/ blog) yang tidak jelas akan teranulir dengan sendurinya.

“AJO Indonesia juga turut membantu bangsa ini menanggulangi berita berita hoax seperti fake news dan yellow journalism. (git)

Bagikan berita ini
251 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *