​BPJS ketenagakerjaan Cabang Rungkut Memberikan Pelayanan Lebih dan Berbagi Kebahagiaan Dengan Para Buruh atau Tenaga Kerja

Surabaya – Seperti pada tahun sebelumnya, Hari Buruh yang jatuh pada tanggal 1 Mei menjadi momen penting bagi BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut untuk memberikan pelayanan lebih dan berbagi kebahagiaan dengan para buruh atau tenaga kerja.
Bertepatan dengan Hari ketiga  Buruh Internasional atau May Day (Hari Buruh), BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Rungkut ingin buruh lebih sejahtera dan konsisten memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

Kepala Kantor Cabang  BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut, Oki W Gandha S.Sos, MM menyatakan, mengajak para peserta  senam bersama dan diberikan minuman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan sangat peduli kepada para buruh atau pekerja.

Selain kemudahan pengurusan klaim, kami juga berupaya memberikan pengalaman positif dan mengesankan kepada mereka. Karena sejatinya, pelayanan yang baik dan berkualitas akan memberikan kepercayaan dan loyalitas peserta kepada BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Oki Widya Gandha usai ditemui rekan -rekan media di kantor cabang BPJS Ketenaga kerjaan Surabaya Rungkut, Jumat (4/5/2018).Pagi

Selain itu juga Oki W Gandha menyapa dengan ramah setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengurus klaim maupun minta informasi di kantor cabang Surabaya Rungkut.

Pada kesempatan tersebut, Oki juga mengimbau kepada tenaga kerja untuk bersama-sama meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan tempat mereka bekerja. Karena moncernya kinerja perusahaan akan berdampak positif terhadap nasib buruh yang bekerja di perusahaan tersebut.

Dijelaskan Oki W Gandha, pada tahun ini ada peningkatan perusahaan dan  anggota kepesertaan. Terlebih lagi, adanya  jaminan pensiun, diharapkan bagi perusahan-perusahaan yang belum mengikuti progam ini, segera ikutan. Program pensiun ini sangat penting bagi karyawan nantinya, ketika sudah tidak bekerja lagi.

Menurutnya, tahun ini menargetkan ada penambahan tenaga kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 53.000 dan  1.259 perusahaan.

“BPJS Ketenagakerjaan  melindungi pekerja Indonesia. Sedangkan BPJS kesehatan sebagai pelindung  masyarakat Indonesia dan keluarga ,” ucapnya Oki W Gandha .

BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi para kerja penerima upah, yang bekerja secara formal di perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) maupun CV saja.

Namun juga melindungi para pekerja  yang bukan penerima upah, yang bekerja secara informal maupun mandiri. Diperkirakan 2/3 para pekerja adalah bekerja informal.

“Kalau pekerja itu bekerja di pabrik dan kemudian pabriknya tutup. Lalu usaha mandiri , mereka tetap bisa terlindungi jaminan sosial dengan menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Para pelaku bisnis online yang bekerja di rumah, nelayan, penarik becak dan pekerja informal lainnya, tetap bisa mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya  Oki W Gandha.(TH)

Bagikan berita ini
13 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *